Makna Lagu “Artificial Grass” dari Stephanie Poetri yang Lagi Viral
Hai, Sobat BacaTulisanku!
Pernah nggak sih kamu merasa hidupmu terlihat baik-baik saja dari luar, tapi di dalam hati rasanya kosong? Kadang kita berpura-pura bahagia hanya supaya terlihat kuat, padahal jiwa kita sedang lelah. Nah, perasaan seperti itu yang coba dibungkus lembut oleh Stephanie Poetri lewat lagunya Artificial Grass.
Baca juga https://bacatulisanku.com/makna-lagu-fall-into-you/
Dengan suara khasnya yang lembut dan lirik yang jujur, Stephanie mengajak pendengarnya untuk merenung — tentang keaslian, tentang perasaan yang sering kita tutupi, dan tentang keberanian untuk jujur pada diri sendiri. Yuk, kita bahas makna di balik lagu yang satu ini!

Sumber: Spotify
Sekilas Tentang Lagu Artificial Grass
Artificial Grass merupakan salah satu lagu dari Stephanie Poetri, penyanyi sekaligus penulis lagu asal Indonesia yang dikenal lewat karya-karya berbahasa Inggris bernuansa introspektif. Lagu ini hadir dengan melodi yang lembut dan nuansa dreamy, khas gaya Stephanie yang selalu membawa emosi personal ke dalam musiknya.
Judul Artificial Grass sendiri cukup menarik — secara harfiah berarti “rumput buatan”. Tapi di tangan Stephanie, kata ini jadi metafora untuk sesuatu yang lebih dalam: tentang kehidupan yang tampak sempurna di luar, namun ternyata penuh kepalsuan di dalamnya.
Makna Lagu Artificial Grass
Lagu ini menggambarkan seseorang yang menyadari bahwa kehidupannya hanya tampak indah di permukaan. Ia dikelilingi hal-hal yang terlihat “hijau”, tapi ternyata tidak tumbuh dari tanah yang nyata — seperti rumput palsu.
Stephanie ingin menunjukkan betapa seringnya kita berusaha menampilkan versi terbaik dari diri kita agar diterima orang lain, padahal di balik senyum itu, ada rasa lelah dan kehilangan arah. Ia menulis lagu ini sebagai refleksi tentang kejujuran emosional: bagaimana menjadi diri sendiri di tengah dunia yang penuh kepura-puraan.
Setiap baitnya membawa pesan untuk berani menyingkap lapisan palsu dalam hidup kita — mulai dari hubungan, karier, hingga kebahagiaan yang kita pamerkan di media sosial. Lagu ini mengingatkan bahwa kesempurnaan bukan segalanya; yang penting adalah bagaimana kita tetap merasa nyata dan hidup dengan cara kita sendiri.
Pesan yang Ingin Disampaikan
Melalui Artificial Grass, Stephanie Poetri mengajak pendengarnya untuk berhenti sejenak dan melihat ke dalam diri. Ia ingin kita menyadari bahwa nggak apa-apa jika hidup nggak selalu indah atau berjalan sesuai rencana. Yang penting, kita jujur dengan perasaan sendiri dan belajar berdamai dengan keadaan.
Lagu ini terasa seperti pelukan lembut bagi siapa pun yang sedang merasa kehilangan makna di balik rutinitas. Kadang, kita hanya perlu sedikit keberanian untuk mencabut “rumput palsu” dan mulai menumbuhkan hal-hal yang benar-benar nyata dalam hidup.
Penutup
Artificial Grass bukan sekadar lagu tentang kepalsuan, tapi tentang pencarian makna dan keaslian diri. Stephanie Poetri berhasil menyampaikan pesan yang sederhana namun menyentuh: jangan biarkan hidupmu hanya terlihat indah di permukaan, tapi kosong di dalam.
Jadilah versi paling jujur dari dirimu, meski nggak sempurna. Karena, pada akhirnya, hanya hal-hal yang tumbuh dari ketulusan yang akan tetap hijau selamanya.

Pingback: Lirik dan Terjemahan Lagu "Crown" (Extended Version) - Putri